Menyiapkan sesuatu untukmu...
Untuk Riva
Ini bukan sekadar halaman digital.
Ini ceritaku.
Cerita tentang kita.
Kenapa Aku Bikin Ini
Aku pernah pengen bikinin scrapbook fisik.
Aku ngebayangin halaman-halaman yang bisa kamu buka satu-satu.
Tapi aku sadar,
Aku ga sekreatif itu.
Aku sempet mikir..
apa ini cukup?
apa kamu bakal ngerasa hal yang sama?
Sampai akhirnya aku sadar,
Ini caraku merangkai cerita.
Bukan karena paling indah.
Tapi karena paling jujur.
Awal Kita Dekat
Aku ga langsung sadar.
Sampai aku mulai merhatiin kamu.
Cara kamu diem tapi peduli.
Cara kamu perhatian tanpa harus banyak bicara.
Inget? Waktu pulang dari Salenda,
Aku pernah boncengin kamu.
Dan entah kenapa,
momen itu jadi sebuah titik balik.
Beberapa hari kemudian,
aku liat note Instagram kamu.
Saat itu kamu lagi nyari temen main Roblox kan.
Awalnya aku ragu.
Tapi aku beraniin diri buat mulai.
Dan dari situ,
semuanya mulai terasa lebih dekat.
Mungkin tanpa kita sadari,
kita lagi sama-sama membuka pintu.
Chapter 1
Inget gak?
Kamu ngajakin aku nonton Moana.
Aku inget jelas rasanya.
Seneng. Gugup. Campur aduk.
Padahal sebenernya,
aku juga pengen ngajak kamu.
Tapi kita baru deket sebentar,
dan aku belum seberani itu.
Aku masi mikirin planningnya
eh, kamu malah ngajak aku duluan
Hari itu,
layar lebarnya besar, musik bergemuruh
tapi degup jantungku lebih rame.
Aku pulang dengan perasaan:
kok bisa?
Chapter 2
Sebenernya, kita udah mutualan dari lama tau.
Tapi pas mulai deket,
semuanya berubah jadi lebih sering.
Video lucu.
Video random.
Video yang ga penting tapi selalu bikin senyum.
Sampai akhirnya kamu ngajakin bikin streak.
Sekarang streak kita udah lebih dari 400 hari.
Kita bahkan punya Hikari.
Mungkin buat orang lain itu cuma angka.
Tapi buat aku,
itu bukti kita konsisten saling hadir.
Chapter 3
Kamu inget ga?
Waktu aku mendaki ke Sumbing.
Hampir seharian ga ada sinyal.
Sebelum naik,
Kamu titip satu hal padaku,
"tolong fotoin edelweis ya.. Pinn"
Di atas sana,
Aku bisa melihat banyak edelweis bermekaran,
Tapi bahkan diantara mereka
Tidak ada yang seindah dirimu.
Saat turun dan menyalakan ponselku,
pesan darimu udah banyak banget.
Kamu ceritain keseharianmu ke aku.
Dan saat itu aku sadar,
Di saat aku jauh dari hiruk pikuk dunia,
kamu tetap ada untukku.
Perasaanku waktu itu cuma satu:
aku ditemani.
Terima kasih, Riva.
Kesanku ke Kamu
Buat aku,
kamu adalah orang yang sempurna.
Bukan karena kamu ga punya kurang.
Tapi karena caramu hadir.
Sejak ada dirimu,
aku merasa berubah.
Aku ingin menjadi lebih baik.
Hidupku menjadi lebih berwarna
berkat dirimu yang mewarnainya.
Harapanku Untukmu
Aku harap kamu selalu
mendapatkan keberuntungan.
Aku harap setiap langkahmu,
setiap kerja kerasmu,
mendapatkan hasil yang sepadan.
Aku harap kamu selalu jadi Riva,
dengan caramu sendiri.
Juga kalau boleh berharap lebih,
aku ingin kita tetap berjalan bersama,
sejauh yang kita bisa,
selama yang kita mau.
Terima kasih sudah membaca ceritaku.
Terima kasih sudah jadi bagian dari hidupku.
Happy 17th!!!
📸 Album Kita 📸
Momen pertama kita 💕
Kenangan indah 💖
Dan masih berlanjut... 🌸
Selalu bersama 💗
Cerita kita belum selesai
from Naufal Pinandhita XI PPLG 1 No.23